yang aneh-aneh

cari ilmu tanpa batas……!!!!!!!

Pengganti Bensin…..!!!!!

Posted by Orang Aneh pada 17 Juni 2009


Dosen USU Ciptakan Air-Bioethanol Pengganti Bensin/Pertamax

Medan, (Analisa)

Peneliti Universitas Sumatera Utara (USU), Dr Minto Supeno, berhasil menciptakan campuran air dan bioethanol sebagai bahan bakar pengganti (substitusi) bensin dan pertamax untuk sepeda motor. Hasil penelitian selama sembilan bulan lebih ini diklaimnya sebagai yang pertama di Indonesia.

Minto bahkan optimis bisa menjadikan air murni sebagai bahan bakar. “Dalam jangka waktu setahun ke depan, saya optimis bisa menjadikan air sebagai bahan bakar, tanpa campuran bioethanol lagi. Hanya tinggal mengembangkan penelitian,” katanya ketika dihubungi Analisa di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USU, Kampus Padang Bulan, Medan, Selasa (16/6).

Peneliti Utama dari Kimia Anorganik FMIPA USU ini menerangkan, temuannya berupa campuran air dan bioethanol sebagai bahan bakar pengganti bensin ini sudah dimulai sejak 1992 ketika menjadi dosen pembimbing.

Temuannya itu juga sudah diujicobakan pada sepeda motornya sejak awal Mei lalu. Sampai sekarang yang berarti sudah berjalan lebih dari sebulan, sepeda motornya mampu melaju kencang dan sejajar dengan bensin atau pertamax.

“Hasil ujicoba juga memperlihatkan tidak ada pengaruh pada mesin sepeda motor,” ungkapnya sembari menyebutkan, untuk menggunakan bahan bakar campuran air dan bioethanol ini hanya butuh sedikit penyesuaian pada karburator dan busi. Dibandingkan dengan bensin atau pertamax, menurut Minto, bahan bakar hasil panelitiannya ini juga lebih murah. Jika dijual, harganya hanya sekitar Rp 4 ribu/liter.

Pecahkan ikatan hidrogen

Minto Supeno mengakui, air (H2O) memang sulit dijadikan bahan bakar. Ini karena adanya ikatan hidrogen kuat dan lemah yang sangat kompak. “Oleh karena itu, untuk menjadikannya sebagai bahan bakar, air harus diubah menjadi dimers air. Tujuannya memecah ikatan hidrogen kuat dalam air. Teknik yang digunakan adalah menggunakan oksida logam, bentonit terpilar switching dan pasir switching,” terangnya.

Dimers air sendiri, lanjutnya, belum bisa menjadi bahan bakar. Untuk itu diperlukan bahan yang mampu menginisiasi air agar bisa terbakar. Bahan yang sesuai adalah bioethanol dimers. “Sebab, air dan alkohol (bioethanol) sama-sama memiliki gugus hodroksil (O-H) sehingga bisa menyatu secara sempurna. Bioethanol 90-96 persen juga harus diubah dulu menjadi dimers dengan teknik dilewatkan pada campuran pasir switching dan bentonit terpilar switching pada perbandingan optimal,” paparnya.

Kemudian, campuran dimers air dan alokohol bila dipanaskan dan diberi arus listrik DC, perlahan-lahan mengalami perubahan koefesien temperatur negatif (NTC). Pada pemanasan lebih lanjut, secara mendadak menjadi koefesien temperatur positif (PTC).

“Perubahan fenomena sifat NTC/PTC dimers air dan alkohol menjadikan bahan campuran mengalami break down di daerah puncak NTC/PTC dan mudah terbakar. Ini terjadi pada puncak perubahan NTC/PTC,” jelasnya.

Perbandingan

Menurutnya, fenomena NTC/PTC dimers air dan alkohol yang tinggi intensitas NTC-nya terjadi pada perbandingan 40 persen air dan 60 persen bioethanol. “Pada kondisi campuran inilah, yakni 40:60, campuran air dan alkohol dapat digunakan sebagai bahan bakar sepeda motor, pengganti bensin atau pertamax,” katanya.

Minto Supeno sendiri, setelah mengujicobakan dan memakai bahan bakar ini pada sepeda motornya, berencana melakukan ujicoba pada mobil. “Saya akan mencoba mengajak produsen mobil untuk mengujicoba bahan bakar ini,” tuturnya.

Di bagian lain keterangannya, doktor yang telah melakukan puluhan penelitian kimia fisik dan kimia material ini menegaskan, campuran air dan bioethanol sebagai bahan bakar ini sangat ramah lingkungan.

“Hasil embakarannya air dan karbondioksida (CO2). Tapi, CO2 yang dihasilkan ialah dari nabati. Ini bisa diuraikan alam. Berbeda dengan CO2 dari pembakaran bensin yang menghasilkan jelaga karbon dan tidak bisa diuraikan alam,” ujarnya.

Penerima Piala Presiden untuk Gelar Teknologi Tepat Guna (2001) dan Piala Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) untuk bidang sama (2004) ini yakin, jika air berhasil dikembangkan sebagai bahan bakar, berdampak positif pada ketersediaan bahan bakar yang diperlukan manusia. “Saat ini kebanyakan perang yang terjadi karena perebutan bensin (bakar). Jika air bisa dijadikan bahan bakar, maka mudah-mudahan tidak akan ada perang lagi,” demikian Minto Supeno. (gas)

sumber : analisadaily.com

nih pelakunya

2 Tanggapan to “Pengganti Bensin…..!!!!!”

  1. yoyooooyy,

    go green !!!!
    maju terusssssssssssss
    huaaaahaau

  2. engeldvh said

    Wah, mantabs gan……..:-)
    http://engeldvh.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: